Deskripsi / Sinopsis
Konon katanya, pada zaman dahulu, Kuantan Singgihi merupakan daerah yang kering. Orang-orang kampung telah melakukan berbagai usaha. Namun, tidak juga membuahkan hasil. Hingga akhirnya,
warga sepakat untuk mencari penyebabnya. Semua mulai mencari-cari kesalahan apa yang pernah diperbuat oleh orang kampung. Tuduhan jatuh pada orang asing yang baru tiba. Orang kampung berniat mengusirnya. Suatu hari, seorang laki-laki yang baik dan rajin beribadah bertemu orang asing. Orang asing mengingatkan agar pemuda itu mengajak warga kampung berdoa. Benar
saja, setelah berdoa bersama, sumber air mulai ditemukan dan mengaliri kampung mereka. Orang asing itu lalu diberi nama Paduka Tuan Pitopang.